ASAHAN, 29 Januari 2026 - Aktivis masyarakat, Said Ibnu Rulian Ahmad, mendesak Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Asahan untuk menghentikan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) bagi kepala desa se-Asahan pada tahun 2026. Said menilai kondisi desa di Asahan masih belum optimal dalam aspek pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.
"Kondisi desa hari ini masih menghadapi banyak persoalan mendasar, mulai dari pembangunan yang belum merata, lemahnya pembinaan kemasyarakatan, hingga pemberdayaan masyarakat yang belum berdampak signifikan terhadap kesejahteraan warga," ujar Said.
Said meminta Plt Kadis PMD Asahan menunjukkan komitmen dengan menghentikan kegiatan bimtek kepala desa pada tahun 2026 dan mengalihkan fokus pada program yang lebih prioritas dan langsung dirasakan masyarakat. "Desa membutuhkan langkah konkret, bukan sekadar kegiatan administratif atau seremonial. Tahun 2026 harus menjadi momentum perbaikan nyata bagi desa-desa di Asahan," tegasnya.
Said juga berjanji akan melakukan aksi damai dan mimbar jalanan dalam waktu dekat jika tuntutannya tidak dipenuhi.
(GN)
