GENERASI NEWS

Kategori

Temuan 2017 Di Dinas PUPR Pematangsiantar Mencuat

By On February 03, 2019



Kota Pematang Siantar, Expose

Dugaan buruknya kinerja beberapa satuan kerja (Satker) Kota Pematang Siantar tahun anggaran 2017 mulai mencuat dan mengarah pada indikasi korupsi,sehingga berpotensi merugikan keuangan negara.

Hal itu terlihat pada data temuan pemeriksa keuangan tahun 2017 di Dinas PUPR Kota Pematangsiantar atas dugaan keterlambatan penyelesaian dan kurangnya volume pekerjaan fisik di beberapa lokasi.

Pemerhati sosial masyarakat “S Tambunan" kepada media(02/02/2019) Menjelaskan kasus dugaan korupsi Kota Pematang Siantar adalah merupakan kebiasaan yang terulang dari tahun 2015 yang lalu, hingga prilaku ini diduga sudah menjadi budaya ditiap tahunnya karena terjadi berulang dan temuan itu diduga masih 20% saja bisa diungkap dan diduga ada 80% lagi yang masih belum terdeteksi dibeberapa pekerjaan, sehingga terindikasi adanya korupsi jelas"Tambunan.

Terkait permasalahan itu,gabungan media online coba mengkonfirmasi salah satu Satker di Dinas PUPR Kota Pematangsiantar (01/02/2019) namun tidak pernah bertemu bahkan dengan kepala Dinas PUPR pun selalu tidak ketemu ketika ditanya selalu keluar untuk berbagai keperluan.dan ketika dikonfirmasi via telepon seluler dengan nomor 08137537xxxx mendapat jawaban" saya lagi di lapangan menyikapi pemeriksaan rutin yang dilakukan pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)RI "jelas nya.

Fakta atas temuan yang mencuat di Dinas PUPR kota Pematangsiantar itu masih belum terkonfirmasi, kondisi yang sangat memprihatikan atas uang APBD tahun anggaran 2017 kota Pematangsiantar diduga masih belum maksimal karena tidak sesuai spesifikasi dalam pengerjaannya dan diduga mengakibatkan kerugian keuangan negara.(red Tim)

Kinerja Walikota & Wakil Wali Kota Batam Perlu Dipertanyakan...!!!

By On February 02, 2019

Expose.web.id,  Tanggal : 31 Januari 2019.  Hari :  Kamis   Pukul  : 12.00 Wib   Bertempat :  Di Gedung Kantor Walikota BATAM.     Berikut beberapa petikan wawancara khusus tentang Pelantikan Reshufel atau Bongkar Kabinet di tubuh Pemko Batam.    " Pelantikan Pemerintahan yang diatas 371 orang perinciannya  : 1. Administrator  :  70 orang  2.  Pengawas  :  230 orang  3. Kepsek (Kepala sekolah)  :  70 orang  4.  Fungsional / Satpol PP : 60 orang  5. Fungsional P2PD ( Penyelenggara Pengurusan Pemerintah Daerah) :  2 orang    6. Dokter utama : 1 orang    7. Pustakawan : 1 orang. "    " Kalau Perincian  Pemerintahan  : 1. Kabag :  1 orang   2. Camat :  2 orang    3. Sekcam  :  4 orang  5. Lurah  :   8 orang   6. Seklur :  13 orang, papar beliau. "     " Apa dasarnya dilantik sudah dijelaskan  diatas sama pak Walikota. " tambah beliau. "     " Saya pikir menjadi bahagian dari hal yang lazim di pemerintahan di awal tahun  bongkar kabinet di awal tahun anggaran belum jalan. Nanti akhir tahun pengalaman yang baik. " Pertanyaan dari Tim awak media lain, Gimana pak, tentang penataan jembatan barelang dengan para pedagang..??      " Pedagang harus ditata lebih baik di sementarakan disitu sebelas kios, yang saya minta 11 masuk. "   " Yang diluar buat kayu-kayu, tak terarah di bongkar semua,  Itukan proyek nasional, akan dijadikan tempat wisatawan dan bisa menjadi salah satu destinasi untuk menambah semaraknya Batam, Rempang, dan Galang. "      " Itu karena duduk disitu coba lihat, kalau sudah jadi kita duduk disitu kelihatan ujungnya pulau-pulau sekitarnya, atau dari sana kita lihat luar biasa cantiknya bale-bale,  ada kayu-kayu yang tak tentu arah. "      " Jadi saya bilang ini dibongkar bukan persoalan. "     ' Apa ini harus  sudah ditata lebih baik itu saja, jadi itu sudah saya minta Satpol PP agar ditata lebih baik, kalau dibangun bentuknya itu memang sesuai perencanaan kita. Apa model, eh... eh... ehhh villa-villa, begitu orang harus dibukit nyaman khusus untuk diseputaran Rempang, Galang proyeknya proyek Kementerian dalam negeri, ehhh... Kementrian PU. "   Tim awak media ini hanya menanyakan 1 (satu) pertanyaan saja, Terkait statement bapak WAWAKO tadi tentang reshufle kabinet ini, Apakah ini murni, atau Apakah ada indikasi Politik bagi-bagi kekuasaan..??"" Tolong dijawab pak, terimakasih.      " Ya, Apa itu bos,  Kan,  tadi sudah saya  jelaskan, mau melakukan rotasi mutasi, promosi itu sebaiknya diawali setiap tahun, dan itu rutin diseluruh instansi-instansi jadi sampai triwulan 1 biasa bongkar-bongkar kabinet. "      " Karena itu kita Mengevaluasikan setahun yang lalu, ada yang harus di naikkan, tapi ada juga yang harus dipromosikan, dan ada juga hanya perlu dirotasikan. "    " Itu hal biasa setiap di Pemerintahan daerah. Jadi tak usah beratensi bahwa kebijakan kita buat dengan maksud berprefensi dengan teradensi politis, tidak ada pikiran kesitu. "      " Sebab orang itu dilantik atau tidak dilantik, kalau kami mau olah semuanya, bisa kami realisasikan, kita pertimbangkan untuk kinerja, tutup beliau dengan nada sedikit gemetar. "    #TIM#

Alamak....!!!  Gedung DPRD Sepi, Aspirasi Masyarakat Tertunda

By On February 01, 2019

  Hari :  Kamis,   Tanggal :  31 Januari 2019   Pukul  :   11.30 Wib.  Lokasi : Gedung DPRD kota Batam. Berdasarkan Peraturan Pemerintah tentang Penyusunan Peraturan DPRD,   Tentang tata tertib DPRD yang memuat dari BAB  :   I. Ketentuan umum   II . Fungsi tugas dan wewenang   III . Keanggotaan   IV . Pelaksanaan hak DPRD yaitu : Tentang Hak interpelasi, hak angket atau hak veto dan hak menyatakan pendapat.   BAB V.  Tentang kewajiban anggota DPRD  BAB VI. Fraksi  BAB VII. alat Perlengkapan DPRD  BAB VIII. tentang Persidangan rapat dan Pengambilan Keputusan  BAB IX.  Tata Cara Pembentukan Daerah   BAB X. Tentang Kode etik  BAB XI. Larangan dan sanksi   BAB XII. Pemberhentian antar waktu, Penghentian antar Waktu dan Pemberhentian sementara  BAB XIII.  Tentang Penyidikan  BAB XIV.  Tentang Pelaksanaan konsultasi  BAB XV. Tentang Penerimaan Pengaduan dan Penyaluran aspirasi masyarakat.  BAB XVI. pelaksanaan Tugas, Kelompok Pakar atau Tim ahli.   BAB XVII. Tentang ketentuan Peralihan    BAB XVII. Ketentuan Penutup.   Tim awak media ini sempat mewawancarai beberapa Pegawai dan Staf DPRD Kota Batam yang tidak ingin kita sebutkan namanya.  Dari beberapa petikan wawancara ini, mereka sangat koperatif, jujur dan bersahaja, " Disini pak, anggota dewannya enak sekali, jadwal kerjanya datang suka-suka dan pulangpun dengan suka-suka. " sebut salah seorang pegawai pria. Seorang Pegawai wanita, juga kita tanyakan, Apakah bapak para dewan sudah hadir, " Belum bu," jawabnya.       #TIM#

BPK RI Diminta Masyarakat Agar Memeriksa Dana Reses DPRD Kota Tebing Tinggi Tahun 2018

By On January 31, 2019

Tebing Tinggi, Expose
Kasus dugaan korupsi dana reses DPRD Kota Tebing Tinggi yang sempat ditangani oleh pihak Kejaksaan Negeri sudah menjadi potret buruk atas kinerja DPRD selama lima tahun menjabat.

Kinerja DPRD itu dinilai tidak pro masyarakat, hal itu terungkap sesuai data temuan BPK RI tahun 2017 yang menerangkan bahwa anggaran dana reses DPRD yang digunakan untuk melakukan sosialisasi di beberapa lokasi di kelurahan menuai kerancuan yang diduga merugikan keuangan Negara/Daerah mencapai 625 juta rupiah.

Komentar beberapa media mengungkapkan bahwa kondisi itu mereka ketahui dari salah seorang oknum Sekwa benisial “SN” yang menyatakan bahwa pengembalian kerugiaan atas penggunaan dana reses DPRD itu terkait 25 Oknum DPRD Kota Tebing Tinggi.

Penegasa pengembalian itu juga di ungkap beberapa mass media saat melakukan konfirmasi pada salah seorang oknum pihak kejaksaan “Kasi Pidsus” menerangkan bahwa benar bahwa 24 Oknum DPRD Kota Tebing Tinggi telah mengembalikan kerugian keuangan Negara/Daerah atas temuan BPK RI yang mencapai 625 juta, namun salah satu Oknum DPRD belum melakukan pengembalian sebab oknum tersebut lagi bermasalah dengan tindak pidana umum terkait Narkoba.

Fakta ini nilai salah seorang kelompok masyarakat yang diwakili oleh “S.Tambunan” saat dikonfirmasi awak media menerangkan bahwa kasus dugaan korupsi dana reses itu diduga terkait pemalsuan data. Dimana “S.Tambunan” menerangkan bahwa sesuai data BPK RI tahun 2017, menerangkan bahwa pelaksanaan kegiatan reses DPRD Kota Tebing Tinggi dibeberapa tempat itu hanya dihadiri beberapa orang saja dan bukan dihadiri ratusan orang.

Ditambah sesuai keterangan data bahwa hasil wawancara dengan Sekwan, diketahui bahwa belum ada pedoman yang mengatur pelaksanaan kegiatan reses pimpinan dan anggota DPRD Kota Tebing Tinggi tahun 2017.

Hingga laporan pertanggungjawaban disusun berdasarkan praktik-praktik sebelumnya yang telah diterapkan dalam pelaksanaan reses. Sekwan juga mengungkapkan tidak pernah mengikuti kegiatan reses dan hanya menerima laporan dari Koordinator Tim Pendamping. (TIM)

Akhyar Ajak Komunitas Peduli Lingkungan Jadi Garda Terdepan Jaga Kebersihan

By On January 27, 2019

Akhyar Ajak  Komunitas Peduli Lingkungan Jadi Garda Terdepan Jaga Kebersihan


                Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi MH mengajak seluruh komunitas peduli lingkungan untuk menjadi garda terdepan sekaligus jembatan penghubung antara Pemko Medan dengan seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan dan merawat keindahan Kota Medan . Dengan adanya sinergitas yang terbangun antara pemerintah dan masyarakat, ke depan Medan akan menjadi kota yang lebih bersih, indah, rapi dan asri.

                Ajakan ini disampaikan Wakil Wali Kota saat hadir dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan bersama beberapa komunitas peduli lingkungan di Taman Edukasi Avros, Minggu (27/1) pagi. Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan Kota Medan yang sering diabaikan oleh warga sehingga menyebabkan kota Medan dinilai menjadi kota kotor.

                Oleh karenanya Akhyar sangat mengapresiasi kegiatanbersih-bersih ini  sebagai wujud kecintaan terhadap kota Medan. Dikatakannya,  orang-orang yang mendedikasikan hidupnya untuk lingkungan merupakan orang yang hebat. Hal tersebut karena orang itu   memikirkan bahwa bukan hanya dirinya saja yang merasakan dampak dari menjaga kebersihan lingkungan, tapi juga untuk kehidupan orang lain dan anak cucunya kelak.

“ Efek jangka panjang dari hal kecil yang dilakukan dengan menjaga kebersihan dan merawat lingkungan akan berdampak besar bagi kehidupan di masa yang akan datang,’’ kata Wakil Wali Kota.

                Selain itu tambah Akhyar lagi,  Pemko Medan berkomitmen penuh mewujudkan Medan yang lebih hijau, bersih, rapi dan asri butuh. Namun hal itu dapat terwujud apabila mendapat dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk komunitas pecinta lingkungan. Akhyar berharap komunitas pecinta lingkungan membantu kinerja Pemko Medan lewat gerakan peduli lingkungan yang dilakukan secara massif dan bertahap.

 Tidak hanya itu saja imbuh Akhyar,  komunitas pecinta lingkungan juga  dapat mensosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. ‘’Kebersihan Kota Medan merupakan tanggung jawab seluruh pihak, bukan hanya pemerintah tapi juga masyarakatnya.  Kiranya warga Kota Medan tidak serta merta membebankan masalah kebersihan hanya kepada petugas yang ada, tapi juga menanamkan kepada diri sendiri bahwa sampah yang dihasilkan adalah tanggung jawab diri pribadi,” harapnya.

Akhyar selanjutnya mengungkapkan,  tidak jarang masyarakat hanya menitikberatkan kebersihan di tangan pemerintah, tanpa menyadari tanggung jawabnya sebagai seorang warga. Hal sederhana untuk menjaga kebersihan bisa dilakukan setiap warga kota Medan. Misalnya saja dengan mewadahi sampah di rumah masing-masing. Seperti memasukkannya kedalam kaleng cat atau keranjang sampah, sehingga tidak mudah berserakan sebelum akhirnya diangkat oleh petugas.

‘’Para petugas kebersihan yang bekerja keras untuk membersihkan kota Medan ini hanya manusia biasa, sama halnya kita. Mereka punya keterbatasan dan tidak jarang menemukan kendala dalam bertugas. 24 jam dalam sehari, 30 hari dalam sebulan dan 365 hari dalam setahun, ada kalanya mereka sakit dan ada kalanya becak pengangkut rusak. Selayaknya kita memaklumi jika sampah terlambat diangkut.  Menghindari sampah berserakan, letakkanlah sampah dalam tempat \ sebelum diangkut oleh petugas. Bukan malah membuangnya ke parit atau ke sungai yang malah akan merusak dan menyebabkan pencemaran lingkungan,’’ tegasnya.

Sebelum menuju Taman Edukasi Avros, Wakil Wali Kota didampingi Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan Zul Fahri Ahmadi  beranjak dari Museum Perkebunan Indonesia Jalan Brigjen Katamso berjalan kaki untuk mencabuti paku yang menancap di pohon-pohon di sepanjang jalan. Tidak hanya itu, Wakil Wali Kota juga melihat kondisi parit yang berada di sepanjang Jalan Brigjen Katamso menuju Jalan Avros.

Dalam tinjauan yang dilakukan, Wakil Wali Kota terlihat tampak kecewa melihat kondisi parit yang dipenuhi s

Wakil Wali Kota Lepas Fun Walk Semarak BEP

By On January 27, 2019

Wakil  Wali Kota Lepas
Fun Walk Semarak BEP

Medan (                          )
Wakil Wali Kota  Ir H Akhyar Nasution  MSi melepas Fun Walk Semarak Berkah Energi  Pertamina  (BEP) di Lapangan Benteng Medan, Minggu (27/1). Event yang diselenggarakan Pertamina  sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih kepada pelanggannya  setianya ini diikuti lebih dari seribu warga.
Saat pelepasan, Wakil Wali kota turut didampingi Senior Vice President (SVP) Retail Marketing Bussines Pertamina Jumali, Vice Presdient (VP) Marketing Communication Pertamina Arifun Dhalia, General manager (GM) Pertamina Marketing Operation Rgion (MOR) I Agustinus Santanu Basuki dan pedangdut papan atas Siti Badriah (Sibad) selaku Brand Ambassador  BEP.
Usai pelepasan, seluruh peserta yang telah berkumpul di Lapangan Benteng sejak pukul 06.00 WIB langsung bergegas mengikuti rute yang telah ditetapkan dengan penuh semangat. Mereka mengitari sejumlah ruas jalan di Kota Medan seperti Jalan  Imam Bonjol, Diponegoro dan Jalan Kejaksaan.
Wakil Wali Kota sangat mengapresiasi digelarnya fun walk tersebut.Selain mengajak masyarakat gemar berolahraga, fun walk tentunya dapat meningkatkan kesehatan dan kebugaran sehingga masyarakat dapat melaksanakan aktifitas sehari-harinya dengan baik. Dikatakannya, Pemko Medan juga sangat concern  mengajak warganya untuk rutin berolahraga.
“Setiap Minggu pagi, kita menggelar Car Free Day di Lapangan Benteng Medan. Selain senam jantung sehat, sejumlah kegiatan olahraga lainnya digelar dalam CFD sehingga masyarakat tertarik untuk berolahraga. Oleh karenanya kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih karena pihak Pertamina telah menggelar Fun Walk BEP,” kata Wakil Wali Kota.
Diharapkannya, langkah yang dilakukan pihak Pertamina diikuti oleh stakeholder lainnya sehingga setiap Minggu pagi selalu ada kegiatan olahragayang digelar. Dengan demikian warga Kota Medan senantiasa sehat dan bugar sehingga  dapat mendukung seluruh program pembangunan yang dijalankan Pemko Medan.
                Tak lupa Akhyar mengingatkan agar seluruh peserta tetap menjaga kebersihan di seputaran Lapangan Benteng selama kegiatan berlangsung dengan membuang sampah di tempat yang telah disediakan. “Meski kita telah menyediakan petugas kebersihan namun tanpa dukungan seluruh peserta tentunya sia-sia. Untuk itu atas dukungan dan kepedulian untuk tidak buang sampah sembarangan, saya ucapkan terima kasih,” ungkapnya.
                Usai mengikuti fun walk, para peserta kembali berkumpul di Lapangan Benteng. Selain menunggu pembagian hadiah yang dilakukan dengan lucky draw, para peserta juga mengikuti rangkaian kegiatan yang lainnya seperti zumba, lomba goyang BEP, lomba fotoselfie, lomba dress code unik dan games  yang diikuti komunitaas Kids Area, Booth Komunitas  Motor dan Mobil serta hiburan dengan menghadirkan Sibad lewat sejumlah lagunya, termasuk Syantik guna menghibur seluruh peserta dan pengunjung yang hadir.

Wali Kota Raih Penghargaan Pengurus Umum Terbaik Karang Taruna 2018

By On January 26, 2019

Wali Kota Raih Penghargaan Pengurus Umum Terbaik Karang Taruna 2018

 Dinilai berhasil dalam membina dan memajukan Karang Taruna di Kota
Medan, Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi Mendapatkan
penghargaan dari Pengurus  Nasional Karang Taruna.  Penghargaan yang
diberikan tersebut berupa Adhitya Karya Mahatva Yodha Award 2018
kategori Pengurus Umum Terbaik Karang Taruna Kabupaten/Kota.
        Award ini diserahkan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita
diwakili Dirjen Pemberdayaan  Masyarakat  Kementrial Sosial (Kemensos)
RI Pepen Nazaruddin pada puncak peringatan Bulan Bhakti Karang Taruna
(BBKT) Tingkat Nasional di Provinsi Lampung, Sabtu (26/1).  Pemberian
penghargaan itu disaksikan ribuan peserta yang merupakan perwakilan
pengurus Karang Taruna di seluruh Indonesia.
        Penghargaan ini bukan kali pertama diterima mantan Wakil Wali Kota
dan Sekda Kota Medan tersebut. Sebelumnya  tahun 2016, Wali Kota juga
mendapatkan penghargaan serupa di Palembang, Sumatera  Selatan.
Pasalnya, Wali Kota memang berkomitmen penuh untuk memajukan Karang
Taruna di Kota Medan.
        Tentunya Wali Kota punya alasan, sebab ia menilai Karang Taruna
selama ini telah banyak melahirkan generasi muda yang memiliki inovasi
serta kreatifitas tinggi. Di samping itu juga Karang Taruna
dianggapnya sebagai wadah pengembangan non partisian yang tumbuh dan
berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab social dari dan
oleh masyarakat, terutama bidang kesejahteraan sosial.
        Oleh karenanya penghargaan yang diterimanya itu didedikasikan Wali
Kota kepada seluruh pemuda serta pengurus dan anggota Karang Taruna.
Dia berharap, penghargaan itu semakin memlotivasi Karang Taruna untuk
terus melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif dan senantiasa
mendukung program pembangunan yang dijalankan Pemko Medan, terutama
dalam  upaya peningkatan kesejahteraan sosial di tengah masyarakat.
        “Alhamdulillah, kita kembali mendapatkan penghargaan yang
membanggakan dari Pengurus Karang Taruna Nasional.  Tentunya
penghargaan ini semakin memotivasi bagi kita untuk terus memberikan
pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pembinaan paravpemuda
sebagai  generasi penerus bangsa,” kata Wali kota.
        Atas dasar itulah Wali Kota berpesan  agar seluruh pengurus  Karang
Taruna tidak sekedar melaksanakan kegiatan yang bersifat seremonial.
Dia ingin kegiatan yang dilakoni ini itu benar-benar memberikan
manfaat bagi masyarakat, sehingga kehadiran Karang Taruna dapat
dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.
        Selanjutnya Wali Kota mengajak seluruh pengurus dan anggota Karang
Taruna  untuk mendukung pembangunan yang tengah dilakukan Pemko Medan
saat ini. Dia yakin sekecil apapun sumbangan yang diberikan pasti akan
memberikan manfaat untuk memajukan Kota Medan yang merupakan rumah
bagi semua.
        “Banyak dukungan yang bisa dilakukan, salah satunya program
kebersihan. Saya berharap pengurus dan anggota Karang Taruna dapat
menjadi teladan bagi masyarakat dalam menciptakan kebersihan. Sebab,
menjaga kebersihan tidak semata tanggung jawab pemerintah semata,
tetapi seluruh lapisan masyarakat, termasuk pengurus dan anggota
Karang Taruna,” harapnya.
        Puncak BBKT Tingkat Nasional 2019 berlangsung cukup meriah. Selain
diisi dengan penyerahan penghargaan Aditya Karya Mahatva Yodha Award
208 untuk kategori Purna Bakti Utama dan Mitra Kerja Terbaik serta
Pembina Umum Terbaik Karang Taruna (Kabuapen/Kota dan Preovinsi), juga
dirangkaikan dengan pemberian bantuan sosial dan bantuan Usaha Ekonomi
Produktif (UEP) Karang Taruna. Lalu BBKT Expo dan bakti sosial di
Kalianda, Lampung Selatan yang sempat terkena musibah bencana alam
tsunami pada 22 Desember 2018.

Contact Form

Name

Email *

Message *